Kabupaten Semarang – Rektor Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman (UNDARIS) Ungaran, Dr. Ida Zahara Adibah, M.S.I., menjadi narasumber dalam kegiatan Peningkatan Peran Perempuan yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Semarang yang bertempat di Gedung Wanita,Komplek Rumah Dinas Bupati Semarang.
Kegiatan ini mengangkat tema “Strategi Peningkatan Peran Perempuan dalam Mengemban Pendidikan di Lingkungan Keluarga Berdasarkan Perkembangan Teknologi dalam Rangka Meningkatkan Kapasitas Perempuan sebagai Penggerak Ketahanan Keluarga, Pemberdayaan Masyarakat, dan Pembangunan Daerah.” Tema tersebut menjadi sangat relevan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital yang membawa berbagai peluang sekaligus tantangan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.
Acara dihadiri oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Semarang, Bapak Suyana, S.H., M.Si., serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Semarang, Ibu Hj. Peni Ngesti Nugraha, bersama para peserta yang berasal dari berbagai unsur organisasi perempuan, kader PKK, tokoh masyarakat, dan perwakilan instansi di Kabupaten Semarang.

Dalam sambutannya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Semarang, Suyana, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran strategis sebagai pilar utama dalam membangun keluarga yang tangguh. Menurutnya, peningkatan kapasitas perempuan harus terus dilakukan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus memanfaatkannya secara positif untuk mendukung pendidikan keluarga, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan daerah.
Sebagai narasumber, Dr. Ida Zahara Adibah, M.S.I. menegaskan bahwa keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan utama bagi setiap anak. Oleh karena itu, perempuan sebagai ibu memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter, moral, serta kemampuan literasi digital anak sejak usia dini.
Dalam paparannya, Rektor UNDARIS menjelaskan bahwa perkembangan teknologi tidak dapat dihindari, sehingga diperlukan kemampuan literasi digital yang baik bagi para orang tua. Perempuan diharapkan mampu menjadi pendamping, pembimbing, sekaligus teladan dalam penggunaan teknologi secara bijaksana di lingkungan keluarga. Dengan demikian, teknologi tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran, peningkatan pengetahuan, pengembangan keterampilan, serta penguatan nilai-nilai karakter.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa perempuan memiliki kontribusi besar dalam mewujudkan ketahanan keluarga. Ketahanan keluarga yang kuat akan menjadi fondasi bagi lahirnya masyarakat yang berkualitas serta mendukung keberhasilan pembangunan daerah. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas perempuan harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pendidikan, pelatihan, serta penguatan kompetensi di berbagai bidang, termasuk penguasaan teknologi informasi.
“Perempuan saat ini tidak hanya berperan sebagai pendidik di lingkungan keluarga, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu mendorong lahirnya masyarakat yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing. Kemajuan teknologi harus menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dalam keluarga, bukan menjadi ancaman bagi pembentukan karakter generasi penerus,” ungkap Dr. Ida Zahara Adibah.
Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk membangun budaya belajar sepanjang hayat dengan terus meningkatkan wawasan dan keterampilan agar mampu menghadapi perubahan zaman. Sinergi antara keluarga, pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan generasi yang unggul dan berkarakter.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Semarang, Hj. Peni Ngesti Nugraha, dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, perempuan harus terus didorong untuk meningkatkan kapasitas diri sehingga mampu menjadi motor penggerak dalam keluarga maupun masyarakat. Ia berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini diharapkan semakin tumbuh kesadaran akan pentingnya peran perempuan dalam mendidik generasi penerus bangsa, memperkuat ketahanan keluarga, memberdayakan masyarakat, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan di era digital. Kehadiran Rektor UNDARIS sebagai narasumber juga menjadi wujud nyata komitmen perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi pemikiran dan pengabdian kepada masyarakat melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah