Langkah Nyata Apresiasi Pengabdian, UNDARIS Resmikan Pemberangkatan Umrah Drs. Abdul Karim,M.H dan Haryono, S.E. ke Tanah Suci

UNGARAN — Komitmen Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman Guppi (UNDARIS) Ungaran dalam menghargai loyalitas dan kerja keras civitas akademikanya terus dibuktikan secara nyata. Suasana haru dan puji syukur menyelimuti lingkungan kampus saat UNDARIS secara resmi memberangkatkan dua pegawainya, Drs.Abdul Karim, M.H. dan Haryono, S.E., untuk menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci, Makkah al-Mukarramah.

Program pemberangkatan umrah ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan wujud apresiasi tertinggi dari pihak yayasan dan pimpinan universitas atas dedikasi, integritas, serta pengabdian panjang yang telah dicurahkan oleh Abdul Karim dan Haryono. Selama bertahun-tahun, keduanya dikenal memiliki kontribusi besar dan konsistensi tinggi dalam mendukung kemajuan operasional serta pelayanan akademik di kampus UNDARIS.

Prosesi pelepasan dan pengantaran berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Wakil Rektor II UNDARIS, Dr.Ayep Rosidi, S.Pd.I.,M.Pd.I., turun langsung memimpin rombongan pengantaran. Tampak mendampingi jajaran pejabat dari Biro Administrasi Umum dan Keuangan (BAUK) Frety Winarti, S.Pd.I , Bendahara Universitas Anang Bagus Haryadi, S.Kom, Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan Wahyu Purboningsih, S.E dan Mansyaul Hidayat, staf Humas Sudoko, S.Ds dan Kepala Koperasi Karyawan  Undaris Sumarsono turut hadir memberikan doa restu serta salam perpisahan sebelum keberangkatan.

Dalam sambutannya di sela-sela pelepasan, Wakil Rektor II UNDARIS, Ayep Rosidi, mengungkapkan rasa bangga dan harunya atas momen berharga ini. Beliau menekankan bahwa kepergian Abdul Karim dan Haryono ke Tanah Suci membawa misi spiritual sekaligus doa dari seluruh keluarga besar kampus.

Beliau juga menitipkan harapan agar perjalanan ibadah ini berjalan lancar dari awal hingga kembali ke tanah air. “Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, kesehatan, dan kelancaran dalam setiap rukun serta sunnah umrah yang dijalankan. Kami memohon doa dari beliau berdua di tempat-tempat mustajab di Makkah dan Madinah agar UNDARIS senantiasa diberkahi, semakin maju, dan terus mencetak generasi yang unggul serta berakhlakul karimah,” tambahnya.

Isak tangis haru dan rasa syukur tak terbendung rekan sejawat dari unit BAAK Wahyu Purboningsih, S.E saat prosesi mushafahah atau jabat tangan pamitan digelar. memberikan ucapan selamat, dan doa agar perjalanan ibadah berlangsung maqbul dan mabrur.

Sementara itu, Abdul Karim dan Haryono tak mampu menyembunyikan rasa haru dan bahagianya. Keduanya menyampaikan ungkapan terima kasih yang mendalam kepada Yayasan, Rektorat, serta seluruh rekan kerja di UNDARIS atas kado spiritual yang sangat bernilai ini.

“Kami sangat bersyukur dan tidak menyangka mendapatkan amanah dan hadiah istimewa ini dari UNDARIS. Terima kasih kepada seluruh civitas akademika yang sudah membimbing, mendukung, serta mengantar kami hari ini. Mohon maaf atas segala kesalahan, dan mohon doa agar kami diberikan kekuatan untuk beribadah dengan maksimal di Tanah Suci,” ungkap Abdul Karim yang diamini oleh Haryono.

Kehadiran jajaran pimpinan dan rekan kerja dalam mengantar keberangkatan ini mempertegas eratnya rasa kekeluargaan dan kebersamaan di lingkungan UNDARIS. Tradisi memberikan penghargaan berupa ibadah umrah ini diharapkan terus dilestarikan sebagai wujud motivasi kerja, penanaman nilai-nilai keislaman, serta penguat tali silaturahmi antar civitas akademika di masa yang akan datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *