Ungaran-Kelompok 4 KKN Internal Tahun Akademik 2025/2026 Universitas Darul Ulum Islamic centre Sudirman ( UNDARIS ) Melaksanakan kegiatan seminar dengan tema “digitalisasi sebagai inovasi dan pembangunan berkelanjutan” Pada hari Minggu, 1 Februari 2026,bertempat di AULA H.M MANSYUR Undaris. kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB yang merupakan bagian dari program kerja KKN yang dihadiri sekitar 40 orang. Yang terdiri dari anggota kelompok 4, perwakilan dari kelompok 1,2,3,dan 5 serta rekan mahasiswa undaris yang lain
Kegiatan seminar ini dihadiri oleh wakil rektor 3 Undaris Dr. Naya Amin Zaini,S.H.,M.H ,ketua LPPM Undaris yang diwakili oleh Fajar Suryatama ,S.Sos.,S.E,. M.M , Abdullah, ST,.M.T selaku narasumber, Turut hadir pula para undangan dari kelompok 1,2,3,5 KKN internal .
Dalam sambutan ketua kelompok 4 KKN Internal Kampus , menyampaikan bahwa kegiatan seminar ini disamping sebagai bagian dari tugas kerja KKN juga bertujuan, pertama untuk meningkatkan pemahaman civitas akademika mengenai pentingnya digitalisasi dalam menghadapi tantangan global, yang kedua menumbuhkan pola pikir yang inovatif dan adaptif dilingkungan kampus , yang ketiga mendorong mahasiswa agar mampu berperan aktif sebagai agen perubahan dalam pembangunan berkelanjutan berbasis teknologi, ketua kelompok 4 juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada ibu rektor UNDARIS , ibu ketua LPPM , dosen pembimbing ,panitia , serta semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan seminar dengan baik,serta menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan seminar ada kekurangan dan kesalahan.
Dalam sambutannya ketua LPPM yang diwakili oleh Bapak Fajar Suryatama, S.Sos., S.G., M.H. menyampai bahwa Digitalisasi merupakan salah satu bentuk inovasi yang berperan penting dalam percepatan pembangunan di berbagai sektor kehidupan. Bagi generasi muda, pemanfaatan teknologi digital menjadi kebutuhan utama untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta produktivitas. Seminar menjadi sarana strategis untuk belajar bersama, bertukar gagasan, dan meningkatkan wawasan dalam menghadapi tantangan era digital.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) memiliki peran penting dalam mengoordinasikan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Diadakannya kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk mengontrol, mengevaluasi, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh sivitas akademika agar lebih terarah dan berdampak nyata.
Dalam sambutannya Wakil Rektor 3 Undaris Dr Naya Amin Zaini S.H., M.H. mengatakan bahwa Waktu merupakan nikmat besar dari Allah Subhanahu wa Ta’ala yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Apabila waktu digunakan secara sia-sia, maka termasuk perbuatan menyia-nyiakan nikmat yang telah diberikan. Di era digital, teknologi dapat dimanfaatkan secara positif, khususnya untuk menghasilkan karya, mengembangkan potensi, serta mengangkat bakat yang dimiliki oleh individu maupun kelompok.
Mayoritas masyarakat saat ini telah menggunakan digitalisasi dalam berbagai aspek kehidupan. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi harus diarahkan pada perbuatan yang baik, karena setiap kebaikan akan bernilai amal jariyah. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) harus dituntaskan dengan penuh tanggung jawab sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
Mahasiswa diharapkan menjadi manusia yang mampu memberikan dampak positif, sehingga institusi pendidikan turut berkontribusi dalam kemajuan masyarakat di era modern. KKN berfungsi sebagai wadah penggemblengan mahasiswa dalam berorganisasi, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat, serta sebagai sarana belajar mengelola dan memberdayakan umat. Dalam pelaksanaannya, kegiatan KKN harus dilengkapi dengan laporan yang sistematis, meliputi isian lampiran, dokumentasi pengabdian masyarakat, serta kolaborasi tim yang baik.
Bapak Abdullah, S.T., M.T. Selaku narasumber yang mengisi acara tersebut menyampaikan bahwa Digitalisasi berasal dari kata digital, yang berarti penggunaan angka-angka atau sistem berbasis teknologi digital. Digitalisasi merupakan proses integrasi teknologi digital ke dalam kehidupan manusia, yang membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek. Inovasi digital bersifat disruptif, yaitu mampu mengubah sistem lama menjadi lebih cepat, efektif, dan efisien. Contohnya, manusia dapat berkomunikasi tanpa berpindah tempat, hanya melalui perangkat digital. Namun demikian, teknologi ibarat pisau bermata dua. Apabila tidak digunakan dengan bijak, teknologi dapat membawa dampak negatif bagi penggunanya. Sebaliknya, jika dimanfaatkan secara cerdas dan bertanggung jawab, teknologi akan memberikan manfaat besar dan meningkatkan kualitas hidup.
Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, keseimbangan antara ekosistem sosial dan lingkungan harus diperhatikan secara proporsional. Ketidakseimbangan dapat menimbulkan berbagai permasalahan, seperti bencana alam. Sebagai contoh, di Aceh pernah terjadi bencana yang mengakibatkan tenggelamnya kurang lebih 14 hektar lahan akibat kurangnya keseimbangan antara aspek lingkungan, sosial, dan pembangunan.