UNGARAN — Sebanyak sepuluh mahasiswa Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman (UNDARIS) turut berpartisipasi dalam acara diskusi publik bertajuk “Korupsi Lagi Korupsi Lagi, Begini Cara Mengatasinya” yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang, Jumat (24/10/2025), di The Wujil Resort & Conventions Ungaran.
Kegiatan tersebut menjadi wadah edukatif untuk memperkuat pemahaman generasi muda, khususnya kalangan akademisi, terhadap isu pemberantasan korupsi dan strategi penegakan hukum di Indonesia. Diskusi ini juga mengangkat tema inspiratif “Inspirasi Sukses dari Local Hero Semarang”, yang menyoroti peran tokoh lokal dalam membangun integritas dan semangat antikorupsi di lingkungan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNDARIS, Dr. Naya Amin Zaini, S.H., M.H., turut hadir mendampingi para mahasiswa peserta. Beliau menyampaikan apresiasinya kepada pihak Kejaksaan atas undangan dan kepercayaannya kepada UNDARIS untuk turut serta dalam kegiatan strategis tersebut.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran hukum dan integritas di kalangan mahasiswa. UNDARIS berkomitmen mendukung upaya Kejaksaan dalam mencetak generasi muda yang bersih, beretika, dan berintegritas tinggi,” ujar Dr. Naya dalam sambutannya.
Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang, Ismail Fahmi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa diskusi publik ini merupakan bagian dari program edukasi hukum kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih memahami bahaya korupsi dan langkah konkret dalam pencegahannya.
Acara yang berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 11.00 WIB tersebut diikuti oleh sejumlah perwakilan perguruan tinggi, tokoh masyarakat, dan unsur pemerintahan daerah. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya diskusi yang berlangsung interaktif dan penuh gagasan kritis.
Melalui kegiatan ini, Kejaksaan berharap sinergi antara penegak hukum dan dunia pendidikan dapat terus diperkuat, guna mewujudkan Indonesia yang bebas dari korupsi serta berkeadilan sosial bagi seluruh rakyatnya.