Sebanyak 41 mahasiswa dari UNWAHAS, UNISNU Jepara, dan UNDARIS resmi diterjunkan untuk mengabdi di Desa Kemujan, Karimunjawa. Pembukaan program KKN Kolaborasi ini digelar secara khidmat di Balai Desa Kemujan pada Kamis (30/7/2026) dan akan berlangsung hingga 4 September 2026.
Kegiatan ini menjadi wadah menyatukan ragam latar belakang keilmuan mahasiswa demi memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat pulau Karimunjawa.

Fahmi, selaku Kormades KKN Kolaborasi, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari pihak desa serta bimbingan dari para dosen. Ia mengimbau seluruh peserta untuk terus menjaga integritas dan nama baik kampus masing-masing selama berada di lokasi KKN.
Dalam sambutannya, Gunawan Muhammad (DPL UNISNU Jepara) menekankan pentingnya fleksibilitas program kerja. Draft proker yang disiapkan akan disesuaikan kembali dengan kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Di sisi lain, Aria Dipa Tanjung (DPL UNDARIS) optimis keberagaman jurusan peserta akan melahirkan kolaborasi program kerja yang solid dan inovatif.
Potensi lokal juga menjadi sorotan utama. Fathur Rohman (DPL UNWAHAS) menilai komoditas rumput laut di Desa Kemujan punya peluang besar untuk dikembangkan menjadi olahan bernilai jual tinggi sebagai oleh-oleh khas.
Pemerintah Desa Kemujan pun menyambut positif kehadiran mahasiswa. Kepala Desa menyampaikan bahwa sarana seperti website desa siap dimanfaatkan mahasiswa untuk mempublikasikan berbagai potensi lokal. Beliau juga mengingatkan mahasiswa untuk senantiasa menjaga kondisi fisik dan memanfaatkan momen KKN ini untuk menyerap banyak ilmu dari masyarakat.
Acara dilanjutkan dengan prosesi simbolis pemakaian vest serta kartu identitas kepada perwakilan mahasiswa tiap universitas, dan diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama.